Retribusi yang dikenakan di suatu kawasan yang sudah given, sudah seharusnya tidak membayar. Retribusi tersebut dapat dikenakan apabila pemerintah membangun fasilitas bagi masyarakat tersebut.
BLOG INI DIBUAT KETIKA MENGIKUTI DIKLAT DARI PUSBINDIKLATREN BAPPENAS 2014 - 2015
Tuesday, 15 March 2016
Review BAB 1 DAN BAB 2 RANCANGAN AWAL RPJMD 2016-2020 Oleh: Achyuni Suwitoadi, S.E
Indikator Review:
1. Tulisan atau Narasi atau Isi
2. Data
3. Tampilan
Tentang Data jika diacu dengan Permen 54 Tahun 2010, sudah cukup.
Catatannya adalah pembanding, misalnya data tentang pengangguran, sebaiknya dibandingkan dengan provinsi misalnya. sehingga akan kelihatannya tingkat atau ukuran yang normal tentang data tersebut. Mungkin juga bisa dibandingkan dengan data Standar Pelayanan Minimal.
1. Tulisan atau Narasi atau Isi
2. Data
3. Tampilan
Tentang Data jika diacu dengan Permen 54 Tahun 2010, sudah cukup.
Catatannya adalah pembanding, misalnya data tentang pengangguran, sebaiknya dibandingkan dengan provinsi misalnya. sehingga akan kelihatannya tingkat atau ukuran yang normal tentang data tersebut. Mungkin juga bisa dibandingkan dengan data Standar Pelayanan Minimal.
PARADIGMA PERENCANAAN DAERAH Oleh Amirullah Setya Hardi, Ph.D.
- Pembangunan daerah adalah pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang nyata, baik dalam aspek pendapatan, kesempatan kerja, lapangan berusaha, akses terhadap pengambilan kebijakan, berdaya saing, maupun peningkatan indeks pembangunan manusia.
- (Todaro, 2012) The process of improving the duality of all human lives. three egually important aspects of development:
- Economic Growth
- Self esteem
- Freedom
- Skema Idean Perencanaan
- Perumusan Tujuan
- Perumusan Sasaran
- Identifikasi Pilihan
- comparative Assessment
- Implementasi Perencanaan
- Implementasi
- Evaluasi
PERENCANAAN (BERDASAR SKALA)
Perencanaan Makro ada dua aspek:
1. Perencanaan Sektoral
2. Perencanaan Regional/Spasial
kedua aspek tersebut penting untuk Perencanaan Mikro. misalnya untuk:
1. Kebijaksanaan operasonal;
2. Pengampu (SKPD),
3. Program, kegiatan;
4. Lokasi/persebaran;
5. Anggaran.
Pendekatan SPPN:
1. Politik:pendekatan ini memandang bahwa pemilihan presiden/Kepala Daerah adalah proses penyusunan rencana, karena rakyat pemilih menentukan pilihannya berdasarkan program-program pembangunan yang ditawarkan masing-masing calon kepala daerah/Kepala Daerah.
2. Teknokratik:perencanaan dilaksanankan dengan metoda dan kerangka berpikir ilmiah oleh lembaga atau satuan kerja yang secara fungsional bertugas untuk itu.
3. Partisipatif:perencanaan dilaksanakan dengan melibatkan semua pihak yang berkepentingan terhadap pembangunan.
Wednesday, 26 August 2015
LATIHAN PERENCANAAN Oleh Dr. Nunuk Retnandari
Latihan Perencanaan bermanfaat dalam penyusunan RKPD dan RPJMD
Susunan laporan latihan perencanaan yaitu:
Bab 1. Latar Belakang
Bab 2. Analisis Masalah
Bab 3. Perumusan Alternatif Solusi
Bab 4. Pengkajian Alternatif
Bab 5. Rencana Pelaksanaan
Bab 6. Rencana Monitoring dan Evaluasi
Dalam analisis masalah menggunakan metode penelusuran maslaah menggunakan pohon masalah atau metode tulang ikan.
Susunan laporan latihan perencanaan yaitu:
Bab 1. Latar Belakang
Bab 2. Analisis Masalah
Bab 3. Perumusan Alternatif Solusi
Bab 4. Pengkajian Alternatif
Bab 5. Rencana Pelaksanaan
Bab 6. Rencana Monitoring dan Evaluasi
Dalam analisis masalah menggunakan metode penelusuran maslaah menggunakan pohon masalah atau metode tulang ikan.
Friday, 14 August 2015
ANALISIS INPUT OUTPUT OLEH : Prof. Dr. Tri Widodo, M.Ec.Dev
PENGERTIAN
DASAR TABEL IO
Pada dasarnya merupakan uraian statistik dalam bentuk matrik yang menyajikan informasi tentang transaksi barang & jasa serta saling keterkaitan antar satuan kegiatan ekonomi (sektor) dalam suatu wilayah pada suatu periode waktu tertentu.
Isian baris menunjukkan bagaimana output suatu sektor dialokasikan ke sektor lainnya untuk memenuhi permintaan antara & permintaan akhir.
Isian kolom menunjukkan pemakaian input antara & input primer suatu sektor.
PARADOX SAVING
Menabung tidak baik secara makro ekonomi,
Output = PiQi = Pi A f (K.L) = C+I +G+ (X-M)
Fungsi Konsumsi :
C = C + c Y
C: Konsumsi
C : Konsumsi Otonom
c : Marginal Properity (MPc) --> konsumsi yang harus tetep keluar ketika tidak ada pendapatan
Berdasarkan penelitian di Indoensia yaitu
C = 200.000 + 0,75 Y
1 1
Angka pengganda = ---------= ------------= 4
1 - c 1 - 0,75
Semakin kaya seseorang maka yang ditabung semakin kecil MPC, misalnya tukang becak dapat Rp. 20.000 maka yang dibelnjakan untuk kebutuhan makan 20 rb, jadi MPc nya sama dengan 1.
KEUNGGULAN KOMPARATIF
menurut seorang ahli David Ricardo
disebabkan oleh factor endowment (kepemilikan faktor) contohnya
Biji Kakau atau cokelat indonesia unggul setelah Pantai Gading dan Gana.
KEUNGGULAN KOMPETITIF
Oleh Michael Porter)
(Daya Saing) berdasarkan manajemennya
Pada dasarnya merupakan uraian statistik dalam bentuk matrik yang menyajikan informasi tentang transaksi barang & jasa serta saling keterkaitan antar satuan kegiatan ekonomi (sektor) dalam suatu wilayah pada suatu periode waktu tertentu.
Isian baris menunjukkan bagaimana output suatu sektor dialokasikan ke sektor lainnya untuk memenuhi permintaan antara & permintaan akhir.
Isian kolom menunjukkan pemakaian input antara & input primer suatu sektor.
Tabel IO ini dapat digunakan untuk mengetahui Final Demand masing-masing sektor dan
mengetahui pengaruh masing-masing sektor.
Bagaimana investasi di sektor 1 (pertanian) sebesar 5 M dimasukkan ke dalam Final Demand
M.
Tabel IO bermanfaat untuk:
1. Mengatahui struktur ekonomi yang mencakup struktur output dan nilai tambah
2. Struktur Input antara adalah Penggunaan barang dan jasa oleh kegiatan produksi
3. Stuktur peyediaan barang dan jasa baik
4. Linkages (menganalisis dampak) baik backward linkages dan forward linkages.
PARADOX SAVING
Menabung tidak baik secara makro ekonomi,
Output = PiQi = Pi A f (K.L) = C+I +G+ (X-M)
Fungsi Konsumsi :
C = C + c Y
C: Konsumsi
C : Konsumsi Otonom
c : Marginal Properity (MPc) --> konsumsi yang harus tetep keluar ketika tidak ada pendapatan
Berdasarkan penelitian di Indoensia yaitu
C = 200.000 + 0,75 Y
1 1
Angka pengganda = ---------= ------------= 4
1 - c 1 - 0,75
Semakin kaya seseorang maka yang ditabung semakin kecil MPC, misalnya tukang becak dapat Rp. 20.000 maka yang dibelnjakan untuk kebutuhan makan 20 rb, jadi MPc nya sama dengan 1.
KEUNGGULAN KOMPARATIF
menurut seorang ahli David Ricardo
disebabkan oleh factor endowment (kepemilikan faktor) contohnya
Biji Kakau atau cokelat indonesia unggul setelah Pantai Gading dan Gana.
KEUNGGULAN KOMPETITIF
Oleh Michael Porter)
(Daya Saing) berdasarkan manajemennya
Thursday, 13 August 2015
PERENCANAAN PEMBANGUNAN REGIONAL OLEH: Prof. DR. M. Baiquni, MA.
PEMBANGUNAN REGIONAL atau PENGEMBANGAN WILAYAH OTONOMI DAERAH
JENIS /MODEL PENGEMBANGAN WILAYAH
PENGEMBANGAN WILAYAH
Wilayah adalah hamparan terbuka yang tidak dibatasi secara administratif tetapi merupakan fungsi yang relatif HOMOGEN.
Wilayah adalah hamparan terbuka yang tidak dibatasi secara administratif tetapi merupakan fungsi yang relatif HOMOGEN.
JENIS /MODEL PENGEMBANGAN WILAYAH
- Sectoral Integrated Area Development
- District Integrated Area Development
- Provincial Integrated Area Development
- Regional Integrated Area Development
Pengembangan wilayah sebagai upaya pembangunan yang berkelanjutan antara masa lalu dan masa depan dengan cara meningkatkan kemampuan dan kreatifitas manusia.
Tiga dimensi dalam PW Geografi
- Waktu
- Ruang
- Substansi
Keragaman ekosistem perlu inovasi dan konsistensi kebijakan.
Otonomi mendekatkan aspirasi dan partisipasi dlam pelayanan publik
Masalah-masalah otonomi diperlukan adanya konsistensi kebijakan.
Otonomi mendekatkan aspirasi dan pelayanan publik.
Otonomi fleksibel dan konstektual sesuai untuk pembangunan dengan setting wilayah yang beragam.
Otonomi memerlukan waktu dan pengalaman via proses pembelajaran.
Studi Kasus Bantul
Periklanan sudah mulai ditata dengan sistem vidio tron
Kabupaten Sleman
Sampah visual sudah mulai akan ditata dalam waktu dekat mungkin jalan Gejayan sudah mulai ada perencanaan penataannya, dan akan ada aturan yang akan dikeluarkan periklanan.
PRINSIP PENGEMBANGAN WILAYAH
Periklanan sudah mulai ditata dengan sistem vidio tron
Kabupaten Sleman
Sampah visual sudah mulai akan ditata dalam waktu dekat mungkin jalan Gejayan sudah mulai ada perencanaan penataannya, dan akan ada aturan yang akan dikeluarkan periklanan.
PRINSIP PENGEMBANGAN WILAYAH
- Perdekatan holistik
- Memahami komponen ekosistem wilayah
Koordinasi antar daerah ada 3:
- Horizontal
- Vertikal
- Diagonal
KOORDINASI PEMBANGUNAN REGIONAL DAN SEKTORAL
- Koordinasi diantara sektor tidak mudah
- Diperlukan kepemimpinan kolektif kolegial
- Diperlukan komunikasi yang kontinyu
PERENCANAAN PEMBANGUNAN REGIONAL OLEH: Prof. DR. M. Baiquni, MA.
TINJAUAN HISTORIS PERENCANAAN PEMBANGUNAN INDONESIA
FASE 1
DUA PULUH TAHUN PERTAMA (1945 - 1965)
FASE 1
DUA PULUH TAHUN PERTAMA (1945 - 1965)
- Pembangunan diawali dengan konsolidasi kekuatan.
- dua puluh tahun pertama berhasil mempertahankan kemerdekaan
- Persatuan dan kesatuan bangsa berhasil dipertahankan
- Pemmpin bangsa berhasil menyusun rencana pembangunan nasional.
FASE II
PERIODE PEMBANGUNAN PELITA 1969 - 1997
- pEMERINTAHAN ORDE BARU MENYUSUN RENCANA PEMBANGUNAN LIMA TAHUNAN
- Awal pelita dimulai bertahap diwarnai oleh gagasan pertumbuhan ekonomi model WW Rostow (The Stages of Economic Growth)
- Awal pelita dimulai dengan pembangunan pertanian, penyediaan pangan dan kebutuhan daasar, pada 1984 dicapai Swa Sembada Pangan (Penghargaan FAO).
- Puncak pencapaian pada HUT Kemerdekaan ke 50 pada 1995, dan pada tahun 1997 terjadi krisis dan terjadi pergantian rezim.
FASE III
PERIODE KINI (2005 - 2025)
- Terbitnya undang-undang No. 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (UU SPPN)
- Terbjitnya Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005 - 2025.
PERTUMBUHAN DAN STRUKTUR EKONOMI DAERAH OLEH : DR. Nunuk Dwi Retnandari
STRUKTUR EKONOMI
- Komposisi atau susunan sektor-sektor ekonomi dalam suatu perekonomian.
- Tinjauan Struktur Ekonomi
- Tinjauan makro-sektoral
- Tinjauan keruangan
- Tinjauan penyelenggaraan kenegaraan
- Tinjauan birokrasi pengambilan keputusan
Struktur Ekonomi bisa ditinjau dengan:
- Sektor
- Keruangan
- Birokrasi struktural
MAKRO SEKTORAL EKONOMI
- Tulang punggung ekonomi dari sisi sektor yang tumbuh
- Corak sektor ekonomi : agraris, industri, perdagangan dan jasa
- Indikator: pembentukan PDB, pekerjaan penduduk dan pola investasi dsb.
PENYELENGGARAAN KENEGARAAN
- Berdasarkan tinjauan penyelenggaraan kenegaraan
- Corak perekonomian : berstruktur etatis, egaliter, atau borjuis.
- Faktor penentu: siapa atau kalangan mana yang menjadi pemeran utama dalam perekonomian yang bersangkutan (negara, Swasta pemilik kapital, swasta pemilik lahan).
BIROKRASI
- bERDASARKAN TINJAUAN BIROKRASI PENGAMBILAN KEPUTUSAN
- Corak perekonomian: Struktur ekonomi yang sentrlistik dan yang desentraslistik
- Faktor pennetu: keputusan politik
PERTUMBUHAN DAN STRUKTUR EKONOMI DAERAH OLEH : DR. Nunuk Dwi Retnandari
SUMBER PERTUMBUHAN YANG LAIN YAITU:
ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
- Percepatan proses produksi : revolusi industri dan transportasi : pemanasan global.
- Pergantian pola kerja: spesialisasi
- Industri kreatif
- Pembangunan berkelanjutan
- Peran industri kreatif Indonesia tahun 2006 dan 2013
- PDB : 2006: 6,3 % menjadi 6,9 % di 2013
- Kesempatan Kerja 2006: 3,35 % menjadi 10,65 % di 2013
- Eksport: 10,58 %.
FAKTOR BUDAYA
- Berfungsi sebagai pembangkit atau pendorong proses pembangunan tetapi dapat juga menjadi penghambat pembangunan.
- Budaya yang dapat mendorong pembangunan diantaranya sikap kerja keras dan kerja cerdas, jujur, ulet, dan kreatif, inovatif dsb.
- Budaya yang dapat menghambat proses pembanguanan diantaranya sikap anarkis, egois, boros, KKN, dan sebagainya.
- Budaya itu statis atau dapat berubah?
PERTUMBUHAN DAN STRUKTUR EKONOMI DAERAH OLEH : DR. Nunuk Dwi Retnandari
Pertumbuhan Ekonomi
Akan terjadi ketika nilai output (PDRB) pada suatu tahun berbeda pada setiap tahun dengan rumus:
Yt - Y t-1
Y = ------------ x 100 %
Yt-1
Sumber Pertumbuhan
SISI PERMINTAAN
Akan terjadi ketika nilai output (PDRB) pada suatu tahun berbeda pada setiap tahun dengan rumus:
Yt - Y t-1
Y = ------------ x 100 %
Yt-1
Sumber Pertumbuhan
SISI PERMINTAAN
- Rumah Tangga
- Swasta
- Pemerintah
- Luar Negeri
SISI PENAWARAN PENINGKATAN KAPASITAS INPUT PRODUKSI
Sisi penawaran lihat nilai inputnya.
- Sumber Daya Manusia
- lmu pengetahuan dan teknologi
- sumber daya alam
- sosial budaya
- Modal
INGAT DIAGRAM KERANGKA EKONOMI MAKRO
FAKTOR SUMBER DAYA MANUSIA
- Manusia : Skill dan atau fisiknya
- Sejauhmana sumber daya manusianya selaku subyek pembangunan memiliki kompetensu yang memadai untuk melaksanakan proses pembangunan.
- Jika kualitas SDM setara dengan produktifitas maka:
- Produktifitas negara ASEAN dibanding Amerika adalah (UNDP, 2012)
- Indonesia 36 %
- Kanboja 45 %
- Malaysia 43 %
- Thailand : 37 %
- Philipina 30 %
SUMBER DAYA ALAM
- Sumber daya alam yang melimpah tidak menjamin keberhasilan pembangunan
- Tumpuan pada sumberdaya alam hanya akan menghasilkan kutukan jika tidak diikuti dengan manajemen yang baik.
- Kutukan sumberdaya alam itu adalah misalnya SDA tambang yang tinggi maka PAD tinggi, PDRB tinggi, yang terjadi Pemda akan terlena akan hal tersebut, dan tidak memperhatikan sektor yang lain misalnya sektor pertanian dan sektor perikanan dan peternakan.
- Sebuah Ilustrasi:
- Bangka Belitung sudah melakukan eksploitasi tambang timah sejak 178 tahun yang lalu.
- Pertumbuhan ekonomi tahun 2011 adalaah 6,40 bandingkan dengan angka nasional yang mencapai 6,32.
- Analisis LQ dari BI sektor Basis masih pertambangan dan penggalian, padahal menurut prediksi tahun 2019 cadangan itu telah habis.
- 64,12 % dari luas lahan mengalami krisis akibat dari tambang.
- Saat ini pemerintah daerah sedang mengarahkan perekonomian pada sektor pariwisata.
- Negara lain segera menyetop tambang ketika mengalami penyakit belanda.
PERENCANAAN PROYEK OLEH: DR. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec
Unsur Good Governance: ada 8 unsur:
Diagramming the Network:
dimana ada 3000 pekerjaan yang akan di kerjakan oleh AS Military
sehingga dibuatlah Diagramming activity Network
misalnya
S--->T----U dimana kerjaan U akan sangat tergantung terhadap T dan T ini baru bisa dikerjakan setelah S selesai dikerjakan.
sebagai contoh :
- Accountable
- Transparent
- Responsive
- Equitable and inclusive
- Effective and Efficient
- Follow the rule of law
- Participatory
- Consensus oriented
Diagramming the Network:
dimana ada 3000 pekerjaan yang akan di kerjakan oleh AS Military
sehingga dibuatlah Diagramming activity Network
misalnya
S--->T----U dimana kerjaan U akan sangat tergantung terhadap T dan T ini baru bisa dikerjakan setelah S selesai dikerjakan.
sebagai contoh :
Wednesday, 12 August 2015
PENJELASAN TENTANG STUDI LAPANGAN Oleh: DR. Nunuken
Intinya studi lapangan ini untuk melihat implimentasi yang sudah terjadi, yang akan kita lihat proses proses perencanaan dan penganggaran. misalnya belajar tentang apa yang terjadi.
Proses teknokratis apa yang terjadi dalam proses perencanaan dan penganggaran.
Proses Bottom up -----> ada di musrenbang apakah sudah efektif.
Intinya penulisan:
Kerangka seperti perencanaan
Proses teknokratis apa yang terjadi dalam proses perencanaan dan penganggaran.
Proses Bottom up -----> ada di musrenbang apakah sudah efektif.
Intinya penulisan:
Kerangka seperti perencanaan
PENGUATAN INSTITUSI LOKAL DALAM AGENDA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA Oleh: DR. Bambang Hudayana
AGENDA PENGUATAN PARTISIPASI :
- RELEVANSI
- Pembangunan partisipasi warga sering bias elit dan miskin partisipasi sehingga gagal menjawab masalah kemiskinan keswadayaan, keadilan sosial, institusi lokal menjadi instrumen untuk pemberdayaaan.
- PERLU ARENA PENGEMBANGAN PARTISIPASI YANG LEBIH BERAKAR DALAM BUDAYA LOKAL DAN JALAN KELUARNYA ADALAH MEMPERKUAT KEMBALI INSTITUSI LOKAL
- Rembug Desa
- Peradilan Adat
- Gotong Royong
- Selamatan Kampung
MASALAH KETIMPANGAN RELASI KUASA WARGA VERSUS NEGARA DAN PASAR
PERENCANAAN PROYEK OLEH: DR. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec
"If you want to know your past, look into your present conditions. If you want to know your future, look into your present actions".
Proses perencanaan dalam sekup ekonomi adalah ada nilai tambah.
Defining goals establishing strategy, and developing plans to coordinate activities.
Proses perencanaan dalam sekup ekonomi adalah ada nilai tambah.
Defining goals establishing strategy, and developing plans to coordinate activities.
- Background
- Description of the current state of affairs
- Explanation of recent events leading the need for this change
- Description of newly identified opportunity that requires change in order to adopt it.
- S
PENGUATAN INSTITUSI LOKAL DALAM AGENDA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA Oleh: DR. Bambang Hudayana
Konteks Lahirnya Agenda Penguatan Institusi Lokal
Penghidupan tradisi lama atau adat yang dihidupkan kembali dengan alasan:
Kegagalan Pembangunan
Penghidupan tradisi lama atau adat yang dihidupkan kembali dengan alasan:
Kegagalan Pembangunan
- Pembangunan melahirkan institusi baru dan merusak institusi lokal lama.
- Merosotnya identitas asli yang bernilai bagi warga
- meminggirkan kelompok warga yang bertahan dengan institusi lokal
- pembangunan ikut melancarkan westernisasi dan hancurnya budaya lokal sehingga mengancam kearifan lokal
- pembanguanan menghancurkan self governing community.
Banyak institusi lokal yang melindungi dari gempuran pembangunan ekonomi yang merusak.
Dalam penyelesaian permasalahn di kampung banyak masyarakat yang menghidupkan kembali peradilan adat sebagai sebuah informal justice system.
Sebagai contohnya
Modal sosial di Indonesia misalnya extended family yaitu jejaring pertolongan antar anggota keluarga besar. saat ini sudah mulai paham nuclear family terjadi di Indonesia dimana masyarakat lebih mengandalkan keluarga intinya saja.
ANCAMAN GLOBALISASI
- Meningkatnya budaya konsumtif dan merebaknya Pop Culture
- Runtuhnya budaya lokal dan meluasnya keterasingan budaya
- Runtuhnya ketahanan ekonomi dan solidaritas horisontal antar warga
- Runtuhnya kuasa negara diganti dengan kuasa pasar (Neoliberalisme)
PENGUATAN INSTITUSI LOKAL DALAM AGENDA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA Oleh: DR. Bambang Hudayana
Potensi sosial dan kelembagaan lebih menitikberatkan pada unsur:
- Berhasil Guna
- Berkelanjutan
- Manusiawi ----->partisipatif
- Prosedural
Modal dalam masyarakat ada dua yaitu;
- Modal Material----ini lebih cenderung untuk menonjolkan modal uang, material dll.
- Modal Sosial-----misalnya banyak jaringan dalam masyarakat akan mempengaruhi kesuksesan seseorang.
- Modal Budaya---- misalnya bangsa jepang memiliki modal budaya yang cukup kuat yaitu kerja keras, disiplin.
- Modal Simbolik---misalnya pak kiai itu suatu sisbom keagamaan yang menguntungkan.
Diantara modal sosial itu ada yang disebut dengan institusi atau kelembagaan yang membuat manusia bisa mandiri secara kolektif. Robert Putlan penulis buku Modal Social itu menyebutkan di daerah jawa terdapat arisan yang digunakan untuk membangun bersama dan berembuk masalah keuangan mikro bersama.
Kelembagaan sosial yang bersifat lokal ini mampu nengentaskan urusan sosial atau rumah tangga mereka. Contoh institusi lokal yaitu:
- Rembug Desa
- Gotong Royong
- Jimpitan
- Arisan
- Sadranan, Rosulan, Bersih desa
- Peradilan Adat
- dll.
Organisasi Lokal dalam bidang:
- Bidang Bantuan Sosial misalnya Pangrupi laya
- Bidang Pelayanan Kewargaan misalnya perkumpulan RT, Dusun, Banjar, Jorong dll
- Bidang Ekonomi misalnya Subak, Sasi
- Bidang Kepemerintahan misalnya organisasi masyarakat adat, Kepemimpinan panglima laot. dll
ASPEK KELEMBAGAAN POLITIK DALAM PERENCANAAN Oleh: DR. Haryanto, MA
Kondisi yang terjadi di daerah adalah terbentuknya figur kepemimpinan dari orang-orang yang dituakan. Dalam kondisi berpolitikan terbentuk sebuah pemikiran prakmatis yang terkait dengan kondisi sosio_ekonomi masyarakat. kondisi real masyarakat dalam pemilu kada yang kecil misalnya pemilihan kepala desa. Sering terjadi pilihan pragmatis dikarenakan money politik berubah pilihan. Figure menjadi tidak penting dalam sebuah pemilihan tersebut.
Birokrasi adalah kepanjangan tangan eksekutif dalam menjalankan kebijakan-kebijakan pemerintah. Birokrasi ini seharusnya netral dalam setiap kebijakan.
Birokrasi adalah kepanjangan tangan eksekutif dalam menjalankan kebijakan-kebijakan pemerintah. Birokrasi ini seharusnya netral dalam setiap kebijakan.
Tuesday, 11 August 2015
HUMAN DEVELOPMENT INDEX Oleh DR. Sukamdi
Pentingnya pengendalian kelahiran akan menimbulkan effect ke family
planning.
Effect galian penambangan pasir di sebuah kecamatan di suatu kabupaten,
menumbuhkan prostitusi baru di suatu daerah.
KERANGKA TEORITIS :
- Para penganut Endogenous growth
teori percayya bahwa : " Improvements in productivity can be linked
to a faster pace of innovation and extra investment in human capital
"
- Human Capital ---->
Pendidikan dan Kesehatan
- Menekankan pentingnya negara
dan private sector untuk meningkatkan inovasi dan memberikan insentif bagi
individu yang inovasi.
- Percaya bahwa pengetahuan
merupakan determinan pertumbuhan ekonomi.
- Negara yang belum maju
memerlukan investasi jangka pendek untuk memenuhi kebutuhan dasar.
- Bagi negara atau masyarakat
yang kebutuhan dasarnya telah terpenuhi maka diperlukan investasi jangka
panjang dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan migrasi. Hal itu dapat
digunakan untuk meningkatkan pendapatan penduduknya.
KONSEP HUMAN DEVELOPMENT
ada konsep people centered development tahun 1987 oleh David Korlen.
Empat komponen penting (HRD, 1995)
1. Productivitas ----->
prodpartisipasi beraktivitas dan
2. Kesetaraan
-------------> perpartisipasi yang sama dalam kesetaraan
3. Keberlanjutan
4. Pemberdayaan
Konsep IPM adalah indikator pembangunan manusia secara fisik dan yang non
fisik yaitu kebebbasan berpolitik, kebebbasan hak asasi manusia, dan kebebasan
dalam penghormatan.
TABUNGAN, INVESTASI DAN MODAL Oleh: Drs. Purnawan Hardiyanto, M.Ec.Dev
Teori equilibrium Adam Smith pada tahun 1937 terjadi Market Failures (Kegagalan Pasar).
POTENSI SUMBER DAYA ALAM DI ATMOSFIR Oleh Prof. Dr. Sutikno
1) Sinar Matahari
2) Angin
3) Uap Air
4) Kelembaban
Evaluasi potensi angin
Data yang diperlukan:
1) Kecepatan angin
2) Arah angin
3) Kondisi umum angin
- Energi atau panas
- fotosintesis
- pelapukan
- penentu tekanan udara dan angin
- variasi musim
2) Angin
3) Uap Air
4) Kelembaban
Evaluasi potensi angin
Data yang diperlukan:
1) Kecepatan angin
2) Arah angin
3) Kondisi umum angin
Subscribe to:
Posts (Atom)