Monday, 10 August 2015

GLOBALISASI DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBANGUNAN DAERAH (Oleh:Dr. Gabriel Lele).

The most problematic factors for doing business in Indonesia:
1. Inefficient government bureaucracy -------> 15.4
2. Corruption -------------------------------------> 14.2
3. Inadequate supply of Infrastructure ---- ----> 8.7
4. Poor work ethic in rational labor force ----> 7.2
5. Restrictive labor regulations ----------------> 6.8
6. Inflation ----------------------------------------> 5.6
7. Access to financing ---------------------------> 5.4
8. Policy instability -------------------------------> 5.4
9. Foreign currency regulations -----------------> 5.2
10. Tax regulations --------------------------------> 5.1
11. Government instability/coups ----------------> 5.0
12. Crime and theft ---------------------------------> 4.3
13. Inadequate educated workforce --------------> 4.1
14. Tax rates -----------------------------------------> 3.3
15. Insufficient capacity to innovate -------------> 2.3
16. Poor public health ------------------------------> 2.0

Kita dalam mengerjakan perencanaan berdasarkan data.
Bagi negara berkembang yang berusaha untuk menuju negara maju dengan menggenjot investasi dengan memangkas waktu untuk melakukan izin usaha.

Competitive and Representative Government
1. Awareness
2. Preparedness
Ada tiga (3) level yaitu:
1. Level Sistemik

  • Kebijakan 
  • Regulasi 
  • Tata Kelola 
2. Level Kelembagaan 
  • Struktur 
  • Prosedur 
  • Dukungan Kelembagaan (Instrumen Monitoring Evaluasi, Website, Instrumen resolusi Konflik, dll)

3. Level Individual

  • Think Ahead (Visi dan Inovasi)
  • Think Accross (Negosiasi dan Kolaborasi)
  • Think Again (Refleksi, Pengetahuan). 



Friday, 7 August 2015

HUBUNGAN PUSAT DAN DAERAH Oleh Dr. Haryadi

Asas Konkurensi dalam konstek hubungan pusat daerah mengatakan bahwa semua urusan menjadi tanggungjawaab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

PROSES PERENCANAAN Oleh: Nurhadi Santosa

Proses Perencanaan, meliputi empat aspek yaitu:

1. Proses Politik
Pemilihan langsung presiden dan kepala daerah langsung menghasilkan rencana pembangunan hasil proses politik khususnya penjabaran visi dan misi dalam RPJM.

2. Proses Teknokratik
Perencanaan  yang dilakukan oleh perencana profesional atau lembaga yang secara fungsional melakukan perencanaan khususnya dalam pemantapan peran fungsi dan kompetisi lembaga perencana.

3. Proses Partisipatif
Partisipasi masyarakat menjadi faktor yang penting dalam proses perencanaan ini.

4. Proses Bottom up / Top down
Perencanaan ini berdasarkan proses alurnya dari atas ke bawah atau bawah ke atas.

TAHAPAN PERENCANAAN

1. Penyusunan Rencana
- Rancangan rencana pembangunan nasional / daerah
- Rancangan rencana kerja SKPD
- Musyawarah perencanaan pembangunan
- Rancangan akhir rencana pembangunan

2. Penetapan Rencana
- RPJP Nas dengan UU dan RPJP Daerah dengan perda.
- RPJM dengan peraturan prsiden/kepala daeah
- RKP/RKPD dengan peraturan presiden atau kepala daerah.

3. Pengendalian Pelaksanaan Rencana
4. Evaluasi Kiner

PRINSIP-PRINSIP PERENCANAAN Oleh. Nurhadi Susanto

Prinsip-prinsip perencanaan yaitu:

1. Bertujuan meningkatkan kualitas institusi;
2. Efisien dalam penganggaran;
3. Optimal dalam penggunaan sumber daya;
4. Evaluasi program dan pemantauan kinerja yang berkualitas;
5. Pelaporan dan akuntabilitas yang baik (referensi Akdon, 2011:79).

Kunci dari perencanaan adalah perencanaan yang komprehensif dan seharusnya secara general harus mengetahui yang direncanakan.
Indikator perencaraan harus SMART :Specific, Measurable, Achievement, Reliable, Dan Timeable.

PRINSIP DAN PROSES PERENCANAAN Oleh: Nurhadi Susanto, SH., M.Hum (Cand.Dr)

Perencanaan meliputi:
- Proses
- Sistem
-Konsensus
-Hasil Akhir

Perencanaan merupakan suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan mempertimbangkan sumber daya yang tersedia (UU SPPN).
Sebagai contoh:
Sebuah anggaran pengentasan gizi buruk di sebuah daerah pada tahun 2012 senilai Rp. 900 jt  yang akan dientaskan cuman 32 bayi. anggaran sebesar itu hanya digunakan untuk rapat, Sosialisasi, Perjalanan Dinas, dan Studi Banding. Betapa tidak logic sebuah anggaran tersebut. 

Wednesday, 5 August 2015

Review Perencanaan Pembangunan Oleh Ir. Sutrisno MES

Paradigma baru pembangunan  adalah
- growth is necessary but is not sufficient: growth with change.
- Tiga masalah utama yaitu harus diperhatikan disamping pertumbuhan ekonomi yaitu POVERTY, UNEMPLOYMENT DAN INEQUALITIES.

Pembangunan berdasarkan definisi oleh UNDP adalah
- esensinya untuk menjalani kehidupan dengan panjang dan sehat,
- harus memiliki pengetahuan untuk memiliki akses ke sumber daya yang dibutuhkan untuk standar hidup yang layak,
- dapat berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat.

Jadi:
PEMBANGUNAN ADALAH PEMBERDAYAAN.

JADI:

Pembangunan adalah
- Suatu proses
- perubahan
- dari keadaan yang ada
- menjadi suatu keadaan yang lebih sesuai dengan tujuan.



KEBIJKAN PROGRAM DAN SIKLUS PERENCANAAN Oleh Ir. Sutrisno MES

Perencanaan adalah suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat untuk memperoleh tujuan yang ditetapkan,

Di dalam Undang-undang tentang sistem perencanaan pembangunan nasional ada RPJP, RPJM, DAN RENSTRA Kementrian dan Lembaga.

Mana yang menjadi Independent Variable ketika terjadi konflik antara RPJP dengan RTRW, maka RTRW yang menjadi pedoman karena di undang-undang ada hukum pidana.

Kebijakan adalah arah atau tindakan yang diambil oleh Pemerintah Pusat atau Daerah untuk mencapai tujuan.

Program adalah instrumen kebijakan yang berisi satu atau lebih kegiatan yang dilaksanakan oleh instansi pemerintah atau lembaga untuk mencapai sasaran dan tujuan serta memperoleh alokasi anggaran, atau kegiatan masyrakat yang dikoordinasikan oleh instansi pemerintah.