Wednesday, 1 October 2014

KETERBATASAN CBA (Oleh Dr. Nunuk)

Proyek publik terhalang oleh ketidakpastian yang sangat tinggi.
Prediksi kuantitatif atas risiko itu mudah dilakukan, tetapi secara kualitatif tidaklah mudah.
Resiko fisik pada umumnya dapat diprediksi melalui data yang tersedia.

CONTOH CBA (Oleh Dr. Nunuk)

Willingness to pay
ada sebuah kebijakan yang akan membawa dampak bagi 3 orang asing, asumsikan ketiga orang ini memiliki reveal preference.

Berbagai metode memperkirangan shadow price
Pendapatan dari proyek
Pendapatan dari proyek dapat digunakan untuk mengukur benefit ketika:
- Semua produk diekspor: tidak ada CS
- Produk dijual di pasar yang efisien dan tidak menimbulkan perubahan harga

Kelemahan: proyek publik lebih sering berada pada posisi sebaliknya.

Kurva Permintaan 
Kurva permintaa dapat dibuat ketika:
  • Terdapat informasi sebuah titik dan angka elastisitas
  • terdapat beberapa titik observasi
  • terdapat data series mengenai harga dan kuantitas, gunakan ekonometri.
Bedakan antara kepentingan uji hipotesis dan prediksi:
Analisis: signifikasi parameter.

Market Analogy Method
Banyak barang semi publik yang diproduksi oleh swasta misal sekolah, home care dll.
Biaya dan harga swasta.

Analogi Pasar
- Analogi pasar dan nilai waktu:upah dan nilai waktu.
- Analogi pasar dan nilai hidup:
Pengorbanan untuk menyelamatkan penambang yang terjebak dibandingkan dengan biaya untuk tidak terjadi longsor.
-Metode pendapatan yang hilang: ibu rumah tangga tidak dihitung.
- Pembelian peralatan kesehatan
- Resiko kerja : makin besar resiko makin besar upah yang ditawarkan.

INVESTMENT CRITERIA
  • Net Present Value 
  • Internal Rate of Return
  • Benefit-Cost Ratio
  • Criteria Comparisons
 

CBA atau Cost Benefit Analysis dalam Konsteks Kebijakan Publik (Oleh Dr. Nunuk )

Analisis Manfaat Biaya dalam konsteks Kebijakan Publik
Bagaimana kita memutuskan? 
Dalam perhitungan CBA harusnya memperhatikan eksternalitas positif terhadap masyarakat. Dampak tersebut dapat dianalisis sampai dampak lingkungan.
Dalam konstek proyek publik harus memperhatikan:
Biaya Langsung dan Biaya Tidak Langsung

Cost Benefit Analisis (CBA):
  • Alat Analisis
  • Memperkiranakan Nilai ekuivalen uang
  • Manfaat dan biaya
  • Proyek Publik
  • Cukup berharga atau tidak
  • Proyek Fisik dan non-fisik.
Green PDRB seharusnya memperhatikan pula degradasi lingkungan.
Kasus Jogjakarta, harus mempertimbangkan pertumbuhan properti, efek dari pertumbuhan tersebut, dampaknya banyak kekurangan air bersih.

IDE AWAL CBA
  • Jules Dupuit tahun 1848
  • Alfred Marshall: menformulasikan beberapa konsep formal yang menjadi dasar CBA
  • Implementasi:
 - 1936 : Federal Navigation Act
Banjir dari sungai Missisipi
Pertentangan antara Kongres dan para insyiyur
The Corps of Engineer
- 1950 : ekonomi terlibat

PRINSIP CBA
  • Ukuran yang digunakan haruslah suatu unit unit yang umum misalnya uang,
  • Valuasi CBA harus mencerminkan perilaku aktual dari produsen dan konsumen.
  • Benefit diukur menggunakan logika pasar,
  • Kadang dipergunakan ukuran yang dapat mengukur kualitas hidup,
  • Analisis atas proyek harus melibatkan perbandingan with (ada) dan without (tidak ada) proyek.
  • CBA melibatkan suatu area studi yang spesifik.
  • Perhitungan ganda (double counting) benefit dan biaya harus dihindari.
  • Kriteria ekonomi keputusan proyek yang digunakan.
Hasil dari perhitungan B/C> 1 proyek berjalan
sedangkan B/C<1 Proyek tidak berjalan
MIsalnya ada pusat pertumbuhan baru yang menyebabkan harga tanah naik, namun disisi lain pendapatan masyarakat juga naik. Dilihat dulu pendapatan masyarakat tersebut apakah berasal dari tanah tersebut atau dari yang lain? hal ini terkait dengan double accounting.

CBA bisa dilakukan biasanya disebut studi kelayakan, bisa dilakukan sebelum, sesudah atau saat proyek berlangsung.

ANGKA KREDIT JFP

Pertama ini tema yang menarik, terjadi tanya jawab yang cukup hangat. Dalam penjelasan tersebut, masih terpendam rasa penasaran. Dalam slide syarat pengangkatan Jabatan Fungsional Perencana sudah tidak berlaku impassing atau penyesuaian dalam jabatan angka kredit. Dalam menentukan angka kredit seharusnya mengacu Keputusan MENPAN No. 16/KEP/MENPAN/2001 (tgl. 19 Maret 2001) tentang nilai melaksanakan tugas perencanaan tersebut.Untuk lebih jelas silahkan buka link beikut  http://www.bappenas.go.id/files/8513/5228/3121/keputusan-menteri-negara-pendayagunaan-aparatur-negara--nomor-16.pdf

Dalam contoh angka kredit tersebut, masih ada pertanyaan yang belum terjawab ketika dimunculkan contoh dalam penilaian tersebut. Misalnya Golongan III/c yang melakukan tugas belajar S2, dengan Golongan III/c yang masih S1 dianggap sama nilainya yaitu 203. Dalam contoh tersebut ada timbul pertanyaan besar, kenapa nilai kedua posisi orang tersebut sama? dalam hal ini adalah penilaian angka kredit awal sebagai jabatan fungsional perencana (JFP).

Sebenarnya kalau mau mensiasati sedikit, para pegawai negeri yang ingin berpindah ke jabatan fungional perencana (JFP) harus punya strategi dalam hal mengajukan awal pengangkatan JFP tersebut. Ketika kita punya ijazah S2, sebaiknya jangan diajukan dulu sebelum diangkat, biar bisa nambah nilai 50 poin. Ditambah jika sudah di golongan tertentu misalnya III/b gemuk atau sudah tiga tahun, nunggu aja sampai sudah III/c, baru diangkat sebagai JFP.

Tuesday, 30 September 2014

BENTUK KOTA DAN PERKEMBANGANNYA ( Oleh Dr. Rini Rachmawati)

Perkembangan "ruang" kota sebagai pengaruh dari urban sprawl (perkembangan kota),

Perkembangan kota dipengaruhi oleh banyak faktor pemicu, antara lain:
1. Industri
2. Fasilitas Sarana dan prasarana misalnya kesehatan.
3. Perguruan Tinggi
4. Fasilitas Pendidikan

Pertumbuhan kota-kota yang lebih besar:
1. Mengidentifikasi tahap awal yang berlanjut pada tahap kedua yaitu pada saat terjadi peningkatan ilmu dan praktik pertanian dan pembagian tenaga kerja kedalam berbagai bidang yang menghasilkan barang dan jasa untuk diperjualbelikan.
2. Tahap ketiga produksi bahan baku digantikan oleh penyediaan berbagai jasa dan spesialisasi pengetahuan yang semakin meningkat
3. Tahap keempat otomatisasi dan robotisasi yang canggih, contohnya mengambil uang melalui atm, beli minum di tempat minuman otomatis.
4. Tahap Terakhir adalah bila banyak penduduk meningkatkan kota-kota besar dan pindah ke kota-kota yang lebih kecil dan tersebar di daerah pedalaman.

Sistem Kota :
Struktur inti = core city
Peripheral city = kawasan penyangga

Sistem Perkotaan merupakan jaringan antar kota yang dapat memberikan manfaat terhadap kota-kota tersebut dan bagi lingkungan sekitarnya.
PERAN DAN FUNGSI PERKOTAAN
- mewujudkan interaksi dan integrasi spasial,
- memungkinkan timbulnya diferensiaso dan spesialisasi daerah
- memungkinkan tumbuhnya aglomerasi perkotaan
- menfasilitasi dan menyalurkan barang dan jasa dari kota-kota jaringannya.
 

ANALISIS PERENCANAAN BERBASIS RUANG (Oleh Dr. Rini Rachmawati).

Analisis Perencaaan Berbasis Ruang
SPACE
ada absolute space dan relative space.
Absolute ---> physical dan real ---->concentration and dispersion.
Relative: contoh activity space, economic space, personal space.
Proses perencanaan itu panjang dan lama, perlu adanya kajian.
SPACE is a fact-----> take place in space.
The demand for space for factories.
Perubahan konseptual bahwa penataan ruang harus berbasis bencana.
Man activities use space.
SISI "BELAKANG" MALIOBORO
Pemanfaatan ruang sepanjang lorong,---> jualan di lorong sempit.
SPATIAL ANALYSIS
Analisis keruangan kuncinya pada pola lokasi dan pola keruangan, dimana lebih mementingkan efisiensi ruang, aksesibilitas atau jarak ke tempat bisnis.
Berdasarkan UU no. 26 Tahun 2007 Ruang adalah yang meliputi darat, ruang laut, udara termasuk ruang di dalam bumi sebagai satu kesatuan wilayah, tempat manusia dan mahluk lain hidup, melakukan kegiatan, dan memelihara kelangsungan hidupnya.
Studi Kasus Malaysia berani membangun Putrajaya, sebagai pusat pemerintahan baru. 

APA DAN MENGAPA PENATAAN RUANG ( Oleh: Prof. Bekti Setiawan, Ph. D)

APA ITU PERENCANAAN?
Planning itu seperti resep untuk mengatasi masalah.
Planning itu membawa kota menjadi lebih baik.
Planner yang bagus, harusnya membawa kota menjadi lebih baik, nyaman dan tertata.
Perencanaan selalu berorientasi kepada masa depan.
Perencanaan adalah optimasi sumberdaya.
Perencanaan (publik) adalah untuk menjamin kepentingan publik dan keadilan bersama.
Perencanaan adalah pembangunan kesepakatan.
Dalam MERENCANAKAN Tata Ruang minimal ada rencana :
1. Ruang Terbuka Hijau minimal 30 %.
2. Public Transportation.
3. Pedestrian (Jalur untuk pejalan kaki).
4. Informal Sector misalnya untuk pedagang kaki lima.
5. Jalur-jalur evakuasi.
Planning itu adalah proses negotiating, atau kemampuan berkomunikasi antar SKPD lebih penting daripada kemampuan teknisnya.

APA ITU RUANG DAN TATA RUANG?
RUANG adalah wadah yang meliputi ruang darat, ruang laut, dan ruang udara, termasuk ruang di dalam bumi sebagai satu kesatuan wilayah, tempatbmanusia, dan mahluk lain hidup, melakukan kegiatan, dan memelihara kelangsungan hidupnya.
Catatan:
1. Ruang itu adalah SPACE. 

Ruang itu terdiri dari Struktur Ruang dan Pola Ruang.
Pemanfaatan Ruang sebaiknya tidak hanya dari tata ruang tapi ada mekanisme untuk menyaring investor melalui analisis lingkungan.
PENATAAN RUANG adalah suatu sistem proses perencanaan ruan, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang.
Hal ini terkait:
1. Efisienasi sumberdaya
2. Keadilan pemanfaatan,
3. Berasas keberlangsungan.
Berdasarkan permendagri 54 termaktub bahwa, RPJMD dan RKPD harus mengacu pada RTRW, bagaimana hubungan Spasial Planning dengan Development Planning?
Sebnarnya Tata Ruang menjadi dasar untuk RPJMD, hal ini terkait dengan daya dukung dan daya tampung serta keseuaian lahan. Ini tergantung pemimpin daerah mau melakukan sinergi terhadap dua buah dokumen tersebut.
PROSEDUR PENYUSUNAN DAN PENETAPAN RTRW
Dalam melakukan penyusunan RTRW ataupun juga RDTR itu sekarang harus menyusun pula KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis).

Fungsi KLHS itu hanya instrumen untuk memastikan bahwa kegiatan RTRW atau RDTR sudah mengacu prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan.
Kasus URBANISASI yang meningkat, semua penduduk Indonesia akan tinggal pada kawasan perkotaan.